Home / Parigi Moutong

Rabu, 13 November 2024 - 13:33 WIB

Suara Hati Rakyat Kecil di Parimo: Jangan Biarkan Ahmad Ali Berjalan Sendiri

Halimah sedang melayani seorang pembeli/Ist

Halimah sedang melayani seorang pembeli/Ist

HARIANSULTENG.COM, PARIMO – Dukungan masyarakat akar rumput kepada Ahmad Ali semakin menguat menjelang Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah (Pilgub Sulteng) 2024.

Dukungan ini salah satunya datang dari Halimah, pedagang kecil berusia 67 tahun yang sehari-hari berjualan di tepi jalan utama pasar Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Saat dimintai tanggapannya terhadap para calon gubernur yang berkontestasi, Halimah dengan penuh keyakinan mengungkapkan niatnya untuk memilih Ahmad Ali sebagai Gubernur Sulteng periode 2024-2029.

Baca juga  Hampir Setahun Bergulir, Ibu Erfaldi Korban Penembakan di Parimo Minta Bripka H Dihukum Berat

Menurutnya, Ahmad Ali adalah sosok pemimpin yang baik dan dekat dengan rakyat kecil, sehingga tak ingin membiarkannya berjalan sendiri.

“Saya ini orang kecil, Pak. Suara saya cuma satu, umur saya sudah tua, sudah lama ditinggal suami. Saya pilih Pak Ahmad Ali karena dia baik. Saya ingin berteman dengan orang baik, dan orang baik jangan biarkan berjalan sendiri,” ujarnya penuh haru, Rabu (13/11/2024).

Ahmad Ali memang dikenal sebagai sosok yang dihormati oleh berbagai kalangan, terutama dari masyarakat kelas bawah yang selama ini merasa menjadi korban janji-janji politik.

Baca juga  Dipicu Lempeng Utara Sulawesi, BMKG Mutakhirkan Gempa Parigi Moutong Jadi M 5,8

Kepeduliannya terhadap rakyat kecil, ketulusannya dalam berinteraksi, serta kemampuannya untuk menyentuh hati masyarakat membuatnya semakin dicintai oleh mereka yang berharap pada perubahan nyata.

Dukungan dari orang-orang seperti Halimah menunjukkan besarnya harapan masyarakat kecil akan pemimpin yang jujur, merakyat, dan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Tengah.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Erfaldi, korban tewas akibat terkena tembakan saat demo tolak tambang berujung bentrok dengan polisi di Parigi Moutong/Instagram @erfaldi.07

Parigi Moutong

Ucapan “Rest in Power” Banjiri Instagram Erfaldi, Korban Penembakan di Parigi Moutong
Sejumlah warga menyegel kantor Desa Tada Utara, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Kamis (16/01/2025)/Ist

Parigi Moutong

Warga Segel Kantor Desa Tada Utara Parimo, Tuntut Kades Mundur
73 KK terdampak banjir di Desa Desa Sausu Pakareme, Kecamatan Sausu, Parigi Moutong, Minggu (8/6/2025). (Sumber: BPBD Sulteng)

Parigi Moutong

Sungai Meluap, 73 KK Terdampak Banjir di Desa Sausu Pakareme Parimo
Ahmad Ali melakukan kampanye dialogis di Desa Kayu Agung, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (8/10/2024)/Ist

Parigi Moutong

Hadiri Kampanye Ahmad Ali, Warga Kayu Agung Keluhkan Kelangkaan Pupuk
Pencarian hari kesepulu korban hilang akibat banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong ditutup/istimewa 

Parigi Moutong

Pencarian Korban Banjir Bandang Torue Parigimo Ditutup
Bripka Hendra, terdakwa penembakan terhadap Erfaldi jalani sidang di PN Parimo/Ist

Parigi Moutong

Polisi Terdakwa Penembakan Erfaldi Divonis Bebas dari Tuntutan 10 Tahun Penjara, JPU: Kami akan Pelajari
Aksi unjuk rasa dan pemblokiran Jl Trans Sulawesi, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sabtu (12/2/2022)/Ist

Parigi Moutong

Naik Penyidikan, Polisi Sebut Dalang Demo Sambil Blokir Jalan di Parimo Bisa Dipenjara
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu kembali menerima laporan terkait satu orang nelayan yang belum kembali saat pergi menjala ikan/istimewa

Parigi Moutong

Niat Pergi Memancing, Nelayan di Parimo Hilang