Home / Banggai

Jumat, 25 Oktober 2024 - 22:16 WIB

Warga Pagimana Banggai Acungkan Pose Satu Jari Sambut Kedatangan Ahmad Ali

Warga Pagimana Banggai acungkan pose satu jari sambut kedatangan Ahmad Ali, Jumat (25/10/2024)/Ist

Warga Pagimana Banggai acungkan pose satu jari sambut kedatangan Ahmad Ali, Jumat (25/10/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, BANGGAI – Calon gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) 2024 nomor urut 1, Ahmad Ali menggelar kampanye di Desa Pagimana, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Jumat (25/10/2024).

Ahmad Ali bersama tim koalisi menggunakan iring-iringan becak bermotor (bentor) menuju lokasi kampanye.

Sejumlah warga mengacungkan pose jari satu sebagai bentuk dukungan ketika melihat iring-iringan Ahmad Ali melintas di depan rumah.

“Di tempat ini, sore ini saya kembali mencium aroma kemenangan,” kata Ahmad Ali.

Pada kesempatan itu, Ahmad Ali kembali memaparkan visi misinya. Salah satu hal yang jadi perhatian serius adalah persoalan pendidikan.

Ia menyebut saat ini banyak anak-anak daerah dipaksa putus sekolah karena keterbatasan bangku kelas, kemudian tidak memiliki biaya untuk membeli seragam dan baju sekolah.

Baca juga  Niat Lerai Keributan di Banggai, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan Kenai Warga

“Belum lagi ada pungutan-pungutan dari sekolah. Ke depan, kami berkomitmen tidak ada lagi anak-anak kita putus sekolah karena mahalnya biaya baju dan buku sekolah. Karena kami ingin pemerintah provinsi membiayai semua buku dan baju anak sekolah secara gratis,” ungkapnya.

Bagi Ahmad Ali, daerah bisa maju jika sumber daya manusianya baik. Olehnya, setiap anak di daerah ini harus dipastikan mengenyam pendidikan layak, hingga keperguruan tinggi.

“Kami bermimpi daerah ini maju dibandingkan daerah lain. Syarat untuk lebih baik dari daerah lain terpenuhi, kekayaan sumber daya alam kita sangat banyak. Namun untuk mengelola sumber daya alam kita dengan baik, dibutuhkam sumber daya manusia yang unggul,” katanya.

Politisi 55 tahun itu menyayangkan banyak anak-anak Sulawesi Tengah tidak bisa melanjutkan sekolah di tengah-tengah eksploitasi sumber daya alam yang masif.

Baca juga  Kampanye di Desa Sulubombong Banggai, Ahmad Ali Ditandu Warga Bak Raja

Sementara itu, juru kampanye BerAmal Banggai, Herdiyanto Djiada mengajak seluruh masyarakat Pagimana ikut memenangkan Ahmad Ali-Abdul Karim di Pilgub Sulteng 2024.

“Kedua kandidat kami memiliki jejaring hingga di tingkat nasional. Lobi-lobi keduanya bisa mendatangkan anggaran untuk membangun daerah,” ujar Herdi yang juga anggota DPRD Banggai dari Partai Gerindra.

Herdi menyebut Ahmad Ali dan Abdul Karim adalah figur yang memiliki integritas. Keduanya mampu membuktikan setiap apa yang dijanjikan ketika masih menjadi Anggota DPR.

“Betapa ruginya bagi kita masyarakat Pagimana jika tidak memilih Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri,” tandasnya.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Pemkot Palu Raih Medali Emas Pertama Dari Cabor Balap Motor di Porprov Sulteng/istimewa

Banggai

Pemkot Palu Raih Medali Emas Pertama Dari Cabor Balap Motor di Porprov Sulteng
Warga Desa Tongkonunuk, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai pasang spanduk pasangan BERAMAL, Selasa (17/9/2024)/hariansulteng

Banggai

Pasang Spanduk BERAMAL di Depan Rumah, Warga Desa Tongkonunuk Ungkap Keinginan Bertemu Ahmad Ali
Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama saat menggelar konferensi pers kasus penembakan di tempat hiburan malam, Rabu (12/1/2022)/Ist

Banggai

Penjelasan Polres Banggai Soal Warga Sipil Terkena Tembakan Polisi
Bripda Alfandi Steve Karamoy, anggota Brimob yang gugur saat diserang KKB/Ist

Banggai

Diserang KKB Selama 30 Menit, Satu Anggota Brimob Asal Luwuk Banggai Gugur Tertembak
Ilustrasi kebebasan pers

Banggai

IJTI Sulteng Desak Kapolda Usut Tuntas Kasus Perampasan Ponsel Wartawan di Polres Banggai
Ahmad Ali bicara soal pembangunan berbasis kelautan di acara TEMALI Luwuk, Senin (15/7/2024)/hariansulteng

Banggai

Ahmad Ali Bicara soal Pembangunan Berbasis Kelautan di Acara TEMALI Luwuk
Ilustrasi gempa bumi/Ist

Banggai

Gempa Magnitudo 5,8 di Sulut Terasa Hingga Banggai-Banggai Kepulauan
Koordinator FRAS Sulteng, Eva Bande/Ist

Banggai

Aktivis Lingkungan Soroti Perusahaan Perambah Kawasan Hutan di Banggai dan Morowali