HARIANSULTENG.COM, MOROWALI – Seorang pekerja ditemukan tewas tertimbun longsor yang terjadi di kawasan PT PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Longsor terjadi di area pembuangan limbah tailing yang dikelola PT QMB New Energy Materials, Rabu (18/2/2026).
Basaenas Palu melaporkan bahwa korban atas nama Rahul (20). Berdasarkan hasil assessment, tim SAR menyatakan tak ada lagi korban yang tertimbun material.
“Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAE dinyatakan selesaI,” ucap Kepala Basarnas Palu, Muh Rizal, Kamis (19/2/2026).
Sebelumnya, peristiwa longsor di area penyimpanan tailing di kawasan PT IMIP menuai sorotan tajam dari Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM), setidaknya terdapar sekitar 7 unit alat berat tertimbun limbah tailing.
Juru bicara FSPIM, Tesar Anggrian Bonjol mengatakan bahwabkecelakan yang terus berulang potret dari bobroknya sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Sistem management K3 yang lemah (bobrok) menimbulkan terjadinya banyak insiden hingga menyebabkan kematian,” ujar Tesar.
Peristiwa ini merupakan pengulangan dari insiden serupa pada Maret 2025 lalu yang menewaskan tiga pekerja.
Tesar menyebut mestinya pemerintah yang punya wewenang turun langsung melihat kebobrokan sistem managemet K3 di kawasan IMIP.
“Jika ini terjadi di IMIP terus menerus maka pekerja merasa tidak ada jaminan keamanan keselamatan dan kesehatan kerja yang mana di atur dalam UU Cipta Kerja dan UU K3,” Imbuhnya.
(Red)














