Home / Morowali Utara

Minggu, 22 Desember 2024 - 15:25 WIB

Keroyok Rekan Kerja Diduga karena Dendam, Polisi Tangkap 3 Karyawan PT GNI

Polisi menangkap tiga karyawan PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), Morowali Utara, setelah melakukan pengeroyokan pada rekan kerjanya sendiri/Ist

Polisi menangkap tiga karyawan PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), Morowali Utara, setelah melakukan pengeroyokan pada rekan kerjanya sendiri/Ist

HARIANSULTENG.COM, MORUT – Polisi menangkap tiga karyawan PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), Morowali Utara, setelah melakukan pengeroyokan pada rekan kerjanya sendiri.

Kasus pengeroyokan ini terjadi di jalan menuju PT GNI, Sabtu (21/12/2024) pukul 17.35 Wita dan menjadi viral di media sosial.

Usai menerima laporan, Polres Morowali Utara (Morut) langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 3 terduga pelaku.

Dua terduga pelaku inisial A dan AS alias A diamankan di kamar kosnya di wilayah Kecamatan Petasia Timur.

Baca juga  Ledakan Smelter Tewaskan 2 Pekerja, Walhi dan Jatam Desak Pemerintah Evaluasi Total PT GNI

Sementara satu terduga pelaku lainnya berinisial AW alias A berhasil diamankan di tempat kerjanya di Smelter II PT GNI.

“Seluruh pelaku merupakan karyawan PT GNI dan sudah diamankan untuk proses lebih lanjut,” ujar Kapolres Morut, AKBP Imam Wijayanto, Minggu (22/12/2024).

Imam menyebut motif pengeroyokan diduga aksi balas dendam karena di beberapa hari sebelumnya pelaku AS terlibat perkelahian dengan korban.

Baca juga  Jalin Silaturahmi, Bung Jeff Sambangi Tokoh Agama di Desa Mohoni Morut

Perkelahian itu sempat dilerai dan diatur secara kekeluargaan oleh warga setempat. Namun AS diduga tak menerima kesepakatan daman sehingga terjadilah pengeroyokan.

Imam mengimbau masyarakat Morut tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang yang dapat memicu terganggunya situasi keamanan dan ketertiban.

“Kasus tersebut murni masalah pribadi. Kami juga mengimbau kepada masyarakat apabila ada kasus jangan main hakim sendiri, segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat,” imbuhnya.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Koordinator FRAS Sulteng Eva Bande/istimewa

Morowali Utara

FRAS Sulteng Sesalkan Tim Pemprov Buat Keputusan Tanpa Melibatkan Petani
Bendahara Desa Peonea jadi tersangka dugaan korupsi dana desa/Ist

Morowali Utara

Rugikan Negara Rp648 Juta, Bendahara Desa Peonea Morut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi
Kepala Dusun Peilia, Amiruddin/Ist

Morowali Utara

Harapan Warga Terisolir Jika Bung Jeff Jadi Bupati Morut: Bisa Perjuangkan Akses Jalan Darat
Banjir bandang menyapu dan meluluhlantakkan bangunan site camp milik perusahaan tambang CV Surya Amindo Perkasa (SAP) di Desa Desa Tamainusi, Kecamatan Sojo Jaya, Morowali Utara, Jumat (03/01/2025)/Ist

Morowali Utara

Buntut Banjir Tewaskan Pekerja di Morut, Inspektur Tambang Terjun Investigasi Besok
Ilustrasi/Ist

Morowali Utara

Diduga karena Dendam, Kakak Beradik Bunuh Ayah Kandung di Morowali Utara
Banjir merendam Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), usai hujan deras mengguyur, Sabtu (29/03/2025)/Ist

Morowali Utara

Brimob Polda Sulteng Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Desa Bunta Morut
Banjir merendam ratusan rumah di Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Rabu (02/04/2025)/Ist

Morowali Utara

Banjir Rendam 3 Desa di Morowali Utara, Ratusan Rumah dan Jalan Trans Sulawesi Terdampak
Ilustrasi/KPK RI

Morowali Utara

Negara Rugi Rp 8 Miliar, KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Pembangunan Kantor DPRD Morut