Home / Palu

Senin, 3 Maret 2025 - 15:43 WIB

Forkopimda dan Masyarakat Sambut Kedatangan Hadianto-Imelda di Bandara Mutiara Sis Aljufri

Hadianto Rasyid dan Imelda Liliana Muhidin tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri, Senin (03/03/2025)/Pemkot Palu

Hadianto Rasyid dan Imelda Liliana Muhidin tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri, Senin (03/03/2025)/Pemkot Palu

HARIANSULTENG.COM, PALU – Jajaran Pemerintah Kota Palu menyambut kedatangan Wali Kota Hadianto Rasyid dan Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin di Bandara Mutiara Sis Aljufri, Senin (03/03/2025).

Kedatangan kedua pemimpin daerah ini langsung disambut hangat oleh sejumlah pejabat teras dan tokoh masyarakat yang turut hadir untuk memberikan ucapan selamat datang.

Sambutan ini menandai dimulainya kepemimpinan Hadianto Rasyid dan Imelda Liliana Muhidin usai menjalani proses pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto kemudian dilanjutkan retreat di Akademi Militer.

Dalam prosesi penyambutan Hadianto tampak mengenakan Siga, penutup kepala khas Sulawesi Tengah, yang dipakaikan oleh Wakil Ketua 1 DPRD Kota Palu, Muhlis U Aca.

Baca juga  Siaga Khusus Lebaran, Kantor SAR Palu Kerahkan 93 Personel

Sementara itu, Imelda Liliana Muhidin mengenakan selendang kuning bercorak batik Kelor, yang dipasangkan oleh Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo.

Usai prosesi penyambutan di bandara, Hadianto dan Imelda akan menjalani rangkaian prosesi adat yang penuh makna.

Pertama, yaitu prosesi Adat Dula Ni Jeje yang akan dilaksanakan di Kantor Wali Kota Palu. Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan Siga Nuada dan Sompoulu Nuada oleh Ketua Dewan Adat Kota Palu.

Setelah itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu akan melanjutkan perjalanan menuju ruangan kerja mereka dengan Prosesi Adat Meore.

Baca juga  Kualitas Udara Kota Palu Kian Memburuk

Pimpinan daerah akan berjalan sambil diiringi oleh tradisi Dicinde Sambil Dikambu (Osekuni), sebuah prosesi yang sarat dengan filosofi adat dan budaya Palu.

Di ruangan kerja Wali Kota Palu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa Paepulu Salama, doa yang dimaksudkan untuk memberikan keberkahan dan kesuksesan bagi setiap langkah Pemkot Palu dalam menjalankan amanah serta menciptakan kemajuan bagi masyarakat.

Kegiatan ini menunjukkan rasa hormat terhadap budaya dan adat istiadat Kota Palu, sekaligus menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan bersama.

(Lam)

Share :

Baca Juga

Anggota DPRD Morut dari Fraksi Golkar, Yaristan Palesa bersilaturahmi dengan sejumlah jurnalis di Kota Palu, Selasa (25/8/2026).(Foto: Istimewa)

Palu

Silaturahmi Bersama Jurnalis di Palu, Yaristan Palesa: Politik Harus Dekat dengan Masyarakat
Tasman Abdullah, pedagang suvenir kayu eboni di Pelabuhan Pantoloan raup untung selama mudik dan libur Lebaran, Kamis (5/5/2022)/hariansulteng

Palu

Berkah Lebaran, Pedagang Suvenir Kayu Eboni di Pelabuhan Pantoloan Raup Untung Saat Mudik
Perindo Sulteng gelar jumpa pers terkait penunjukan Andono Wibisono sebagai Plt Ketua Perindo Kota Palu/hariansulteng

Palu

DPW Ungkap Alasan Tunjuk Andono Wibisono Jadi Plt Ketua Perindo Kota Palu Gantikan Andri Gultom
Pengurus KKDST menggelar jumpa pers usai acara deklarasi, Sabtu malam (7/2/2026). (Foto: hariansulteng.com)

Palu

Wadah Pemersatu Suku Dondo, Pengurus KKDST 2026-2031 Resmi Terbentuk
Para pecinta sepak bola di Kota Palu menggelar aksi seribu lilin dan doa bersama sebagai wujud belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan, Senin (3/10/2022)/hariansulteng

Palu

Hujan Iringi Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan di Palu
Ilustrasi/Ist

Palu

BREAKING NEWS: Oknum Ustaz di Palu Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santri di Bawah Umur
Markas Polresta Palu di Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Sulawesi Tengah/hariansulteng

Palu

Pengacara Tersangka Pencabulan Santriwati di Bawah Umur Pastikan Kliennya Kooperatif
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding teken MoU bersama sejumlah kepala daerah di Sulteng untuk memperkuat perlindungan pekerja migran Indonesia, Selasa, 10 Juni 2025) (Sumber: Fandy/hariansulteng.com)

Palu

Upaya Menghindarkan Pekerja Migran Indonesia dari Bujuk Rayu Calo