HARIANSULTENG.COM, PALU – Bentrokan kembali terjadi di Jembatan Lalove antara kelompok masyarakat Nunu dan Anoa, Kota Palu, Rabu (28/10/2025).
Atas kejadian itu, seorang warga dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Menyikapi hal tersebut, Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Rizal Irawan turun langsung ke lokasi bersama Kapolresta Palu, Kombws Hari Rosena.
Dalam imbauannya, Rizal menekankan kepada anggotanya melakukan pendekatan persuasif dan dialogis untuk meredakan ketegangan.
Personel juga diminta meningkatkan patroli di titik rawan serta melibatkan tokoh masyarakat, agama, dan pemuda dari kedua wilayah.
“Saya minta personel mencegah konflik meluas, mengantisipasi bentrokan susulan, serta bertindak profesional dalam menegakkan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Achmad Muhaimin mengimbau pemuda Nunu dan Anoa agar menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan komunikasi dan penyelesaian secara damai.
Ia menambahkan bahwa saat ini personel gabungan TNI-Polri terus memantau dan mengamankan kawasan Jembatan Lalove, Jalan Anoa, dan Kelurahan Nunu.
“Masyarakat diharapkan turut menjaga ketenangan serta mempercayakan penanganan persoalan kepada pihak berwenang demi situasi yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
(Red)














