Home / Poso

Jumat, 9 Agustus 2024 - 21:49 WIB

Anak Muda Poso Perkuat Toleransi dan Persaudaraan Lewat Kemah Padu Satu

9 komunitas anak muda Poso berkemah untuk memperkuat toleransi dan persaudaraan/Ist

9 komunitas anak muda Poso berkemah untuk memperkuat toleransi dan persaudaraan/Ist

HARIANSULTENG.COM, POSO – Sejak 8-10 Agustus 2024, sembilan komunitas anak muda Poso dari berkumpul bersama dalam sebuah kegiatan kolaboratif.

Mereka berkemah atau camping bertajuk ‘Padu Satu’, yang menggambarkan semangat kesembilan komunitas untuk menampilkan berbagai karya kreatif.

Kemah ini merupakan perayaan dari proses kolaborasi sejak Desember 2023. Kemah atau Camping Padu Satu mengusung 3 topik utama, yakni toleransi, lingkungan dan kebudayaan.

Peserta kegiatan merupakan 100 anak muda lintas agama dan suku dari 27 desa/kelurahan. Sebagian dari mereka adalah anggota komunitas, sementara yang lainya merupakan komunitas kampus dan pelajar.

Para peserta yang hadir mengikuti serangkaian kegiatan, mulai dari jelajah budaya, seminar, workshop, pementasan dongeng dan panggung musik yang ditampilkan oleh komunitas anak-anak muda Poso.

Ketua Camping Padu Satu, Dewi Tadonggu menjelaskan bahwa tema kegiatan kali ini yaitu ‘Menjelajah, Bermimpi dan Menemukan.

Tema ini gambaran semangat dari kolaborasi kreatif komunitas anak muda lintas agama Poso. Selama 8 bulan, komunitas menjelajahi ruang-ruang kerja sama antaragama, suku dan dengan berbagai perbedaan.

Baca juga  Polisi Pastikan Buronan MIT yang Tewas di Poso adalah Askar, Punya Keahlian Merakit Bom

Salah satunya Komunitas Kayu Hitam, yang memproduksi film dengan latar belakang cerita hubungan keluarga Muslim dan Kristen di Poso pascakonflik kekerasan.

Proses produksi film ini mengajak anak muda dari dua komunitas Islam dan Kristen bekerja sama di belakang layar dan sebagai pemeran dalam film.

Sementara itu, Komunitas Tidak Production yang terdiri dari para fotografer menggelar seri workshop dan memproduksi 100 foto bercerita yang mengangkat kisah toleransi, budaya dan lingkungan di Kabupaten Poso.

Kemudian Komunitas Okotaka dan Komunitas Orang Tokorondo bekerja sama dengan latar belakang wilayah masing-masing.

Orang Tokorondo (mayoritas Islam) dan Okotaka (mayoritas Kristen) bertemu dalam isu dan kegelisahan tentang pengelolaan sampah dan plastik sekali pakai di Poso.

Sementara itu, Komunitas Dongeng Poso merupakan berkolaborasi anak muda Poso yang menjaga cerita rakyat/dongeng Poso dengan menceritakan ulang dan mendokumentasikannya melalui Panggung Dongeng Poso.

Baca juga  Sambut Festival Danau Poso Tahun 2022, Pemrov Sulteng Bangun Jalan Hingga Infrastruktur Pariwisata

Lain lagi dengan Komunitas Kurang Kreatif. Mereka merangkul musisi lokal dari komunitas Islam dan Kristen dengan latar belakang genre musik yang berbeda untuk menciptakan album mini bertemakan toleransi, budaya dan lingkungan.

Camping Padu Satu sendiri merupakan usulan dari Komunitas Jelajah Budaya, Komunitas Mosikola Teologi dan Komunitas Poso Scooter.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menjadi praktik kolaborasi lintas komunitas untuk merayakan keberagaman di Poso .

“Ini akan menjadi momentum bersama anak muda Poso lintas agama untuk terus menguatkan langkah untuk terus berkolaborasi kreatif untuk Poso yang damai dan adil,” ujar Dewi, Jumat (9/8/2024).

Dia mengatakan, meskipun panitia hanya mengajak dua ratus orang anak muda untuk ikut dalam kemping, namun siapapun bisa bergabung secara mandiri untuk mengikuti acara-acara yang sudah disiapkan panitia.

Dewi menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakanacara yang bebas dari sampah plastik.

Share :

Baca Juga

Banjir merendam puluhan rumah warga di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Minggu (16/03/2025)/Ist

Poso

Banjir Rendam Desa Pasir Putih Poso, Puluhan Rumah dan Ratusan Hektare Kebun Terdampak
41 Rumah di Desa Tumoro Poso Rusak Diterjang Abrasi/istimewa

Poso

41 Rumah di Desa Tumora Poso Rusak Diterjang Abrasi
Anggota kelompok MIT terakhir, Askar alias Jaid alias Pak Guru/Ist

Palu

Kelompok Teroris MIT Poso Habis, Opera Madago Raya Tetap Diperpanjang   
Ketua Mejelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Habib Ali Bin Muhammad Aljufi menghadiri tabligh akbar yang dirangkaikan dengan halal bihalal/handover

Poso

Hadiri Tabligh Akbar dan Halal Bihalal, Habib Ali Aljufri Dukung Pembangunan Perpustakaan Muslim Pamona Selatan 
Sumardi, Ketua Tim Advokat dari guru yang melapor ke Ombudsman Sulteng/Ist

Poso

Buntut Laporkan Bupati ke Ombudsman, Guru di Poso Dipanggil Kepala Dinas Pendidikan
Satgas Madago Raya gelar Salat Idulfitri 1443 Hijriah di Desa Tabalu Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Senin (2/5/2022)/Ist

Poso

Satgas Pemburu Teroris MIT Gelar Salat Idulfitri Bersama Masyarakat di Desa Tabalu Poso
Satgas Madago Raya bersilaturahmi dengan mantan narapidana (napiter) di Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sabtu (11/01/2025)/Ist

Poso

Eks Napiter Dukung Upaya Deradikalisasi Satgas Madago Raya di Poso
Perwakilan PT Poso Energy, Irma Suriani hadiri dialog bertajuk "PLTA Poso untuk Kesejahteraan atau Kesengsaraan", Kamis (11/8/2022)/hariansulteng

Palu

PT Poso Energy Soal PLTA: Tidak Ada Pembangunan Tanpa Dampak Lingkungan