Home / Palu

Selasa, 14 Desember 2021 - 02:46 WIB

Calon Wisudawan Kecewa, Untad Belum Siapkan Plakat dan Medali Wisuda

Wisuda Universitas Tadulako beberapa waktu lalu/Ist

Wisuda Universitas Tadulako beberapa waktu lalu/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Pelaksanaan wisuda offline Universitas Tadulako (Untad) angkatan 107-108 menuai kekecewaan dari para wisudawan.

Prosesi wisuda rencananya digelar di Lapangan Upacara Untad Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu (15/12/2021).

Akan tetapi, pihak kampus belum juga menyiapkan atribut plakat dan medali wisuda.

Hal ini seperti diungkapkan Rikwan Mariawan Thio, seorang wisudawan angkatan 108.

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi kekecewaan lulusan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) itu.

Pertama, terdapat dua lokasi berbeda untuk pengambilan atribut plakat dan medali wisuda.

Sementara, kata dia, pengambilan atribut biasanya dipusatkan di Gedung Biro Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) Untad.

Baca juga  Prodi Ekonomi Manajemen Raih Peminat Terbanyak pada Jalur SNBT di Untad

“Plakat diambil di Jalan Moh Yamin dan medali di BAKP. Sebelum-sebelumnya hanya di BAKP saja. Namun saat kami cek, plakat dan medali sudah habis. Katanya masih dikirim,” ungkap Rikwan, Senin (13/12/2021).

Tidak hanya itu, ia juga heran kepada pihak kampus dan panitia wisuda offline soal rencana menggelar gladi.

Sesuai jadwal, gladi wisuda bakal dilaksanakan di lapangan upacara 22-23 Desember 2021 pukul 14.00 Wita.

“Kemarin kami dijanji akan dilaksanakan gladi. Kemarin saya jam dua siang hampir jam setengah empat saya menunggu tidak ada apa-apa,” kata Rikwan.

“Saya kecewanya di situ gitu. Kampus memberikan pengumuman tapi hasilnya mengecewakan. Pelaksanaan wisuda 101-106 sebelumnya tidak ada masalah, padahal jumlahnya lebih banyak,” tuturnya.

Baca juga  Kualitas Proyek Jalan Rp278 Miliar di Palu Tuai Sorotan

Saat dikonfirmasi, Ketua Seksi Acara Wisuda Offline Untad, Syachdin membenarkan adanya keterlambatan pembagian atribut kepada para wisudawan.

Ia pun itu tak bisa memastikan kapan waktu pengiriman atribut wisuda dari pihak produsen.

Sehingga panitia telah memutuskan untuk meniadakan atribut seperti kalung medali di acara wisuda.

“Barusan ada kendala seperti ini, terjadi keterlambatan proses produksi. Panitia sudah berusaha namun hambatan tidak bisa diprediksi. Ini bukan kesalahan universitas. Jika ada mahasiswa yang komplain persoalan itu, paling tidak kami sudah sampaikan,” terang Syachdin. (Agr)

Share :

Baca Juga

Ganjar Milenial sosialisasikan budidaya tanaman Toga kepada pemuda-pemudi di Palu/Ist

Palu

Ganjar Milenial Sosialisasikan Budidaya Tanaman Toga kepada Pemuda-Pemudi di Palu
Polisi berhasil menemukan pendaki yang diduga disekap di kawasan Bukit Uwentumbu, Kelurahan Kawatuna, Kota Palu/Ist

Palu

Pendaki yang Diduga Disekap di Bukit Uwentumbu Palu Ditemukan Selamat
Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido menjadi narasumber dalam seminar bertajuk "Waspada DBD, Detexi Segera!" pada Sabtu, 13 Agustus 2022 secara daring/istimewa 

Palu

Musim Penghujan, Wawali Palu Paparkan Cara Penanganan DBD
Komunitas Rumah Literasi Ceria gelar kegiatan belajar mengajar gratis kepada anak-anak di Huntara Mamboro/Ist

Palu

Belajar di Huntara, Rumah Literasi Ceria Ajari Anak-anak Korban Bencana Membaca hingga Kenalkan Pancasila
Direktur RSUD Undata, drg Herry Mulyadi/hariansulteng

Palu

Dituduh Curi Uang Perusahaan Rp50 Juta, Direktur RSUD Undata Buka Suara
Satgas Operasi Ketupat Tinombala 2024 menurunkan tim patroli subuh untuk mencegah aksi balap liar di Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Patroli Subuh, Satgas Operasi Ketupat Cegah Aksi Balap Liar di Kota Palu
Wawali Palu, Reny A Lamadjido secara simbolis memulai penanaman bawang merah di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Rabu (27/12/2023)/Pemkot Palu

Palu

Atasi Inflasi, Wawali Palu Mulai Program Gerakan Lambeka di Kelurahan Kayumalue Ngapa
Rahmad Mustafa membuka kegiatan peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kota Palu tahun 2025, Rabu (03/12/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

HIV/AIDS di Palu Tembus 2.194 Kasus, 146 Orang Meninggal Sejak 2002