Home / Sulteng

Rabu, 18 Mei 2022 - 21:43 WIB

Kapolda Ungkap Peran 22 Warga Sulteng Pendukung Teroris MIT Sebelum Ditangkap

Kapolda Sulteng, Irjen Rudy Sufahriadi menggelar konferensi pers terkait tewasnya seorang anggota teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) bernama Suhardin alias Hasan Pranata, Kamis (28/4/2022)/hariansulteng

Kapolda Sulteng, Irjen Rudy Sufahriadi menggelar konferensi pers terkait tewasnya seorang anggota teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) bernama Suhardin alias Hasan Pranata, Kamis (28/4/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Kapolda Sulteng, Irjen Rudy Sufahriadi mengungkap peran 22 warga sebelum ditangkap Tim Densus Detasemen Khusus (Densus) 88 Antitetor Polri.

Jenderal bintang dua itu menjelaskan, puluhan warga tersebut berasal dari Kabupaten Poso dan Ampana, Tojo Una-Una.

Mereka selama ini diketahui memberi bantuan logistik maupun dana kepada kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

MIT merupakan kelompok teroris yang berbasis di wilayah Kabupaten Poso dan sekitarnya.

Bahkan, 22 warga tersebut telah beberapa kali melakukan idad atau pelatihan sebelum melancarkan aksi terorisme.

“Mereka mempersiapkan diri untuk bergabung dengan kelompok MIT. Yang jelas mereka ini ada pemimpinnya dan ustaznya sudah ada dalam tahanan. Sangat terkait dengan yang ditangkap sebelumnya,” ungkap Irjen Rudy kepada wartawan, Rabu (18/5/2022).

Baca juga  Simpan 1 Kg Sabu, Warga Dalaka Sindue Terancam Penjara Seumur Hidup

Ia menambahkan, keterlibatan puluhan warga itu juga yakni menyimpan senjata api dan mengunggah konten provokasi berupa ajakan jihad di media sosial.

Sebelumnya, Densus 88 melakukan operasi senyap dan menangkap 24 tersangka pendukung teroris MIT dan ISIS di tiga wilayah berbeda pada Sabtu (14/5/2022).

Masing-masing 22 di Sulawesi Tengah (Sulteng), satu di Bekasi dan satu lainnya di Kalimantan Timur (Kaltim).

Usai penangkapan, Tim Densus 88 melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah barang bukti dari rumah para tersangka.

Baca juga  Polisi Serahkan 2 Tersangka Korupsi Rp 29 M di Bangkep ke Kejaksaan

“Ditemukan barang bukti 8 pucuk senapan PCP beserta peredam dan penyangga, pucuk senapan PCP merah hitam, satu pucuk senjata api revolver, 2 buah magasin M16, 244 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 10 butir amunisi kaliber 38 spesial dan dua bungkus mimis peluru,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangan persnya.

Selain itu, Densus 88 juga menemukan senjata lainnya dalam operasi penggeledahan tersebut.

Di antaranya satu buah panah, 6 buah anak panah, 22 bilah parang, 4 bilah badik, satu pisau lipat dan 26 handphone. (Rmd)

Share :

Baca Juga

Akademisi Untad, Harun Nyak Itam Abu/Ist

Palu

Soroti Sejumlah Pegawai Pemkot Palu Pakai Narkoba, Akademisi: Menyedihkan dan Harus Dipecat
LS Meinondo Badilo, istri almarhum Pendeta Deni Doelelia korban ledakan bom di Pasar Tentena 2005/LPSK

Poso

Terima Kompensasi, Korban Terorisme Cerita Detik-detik 2 Kali Ledakan Bom Pasar Tentena
Poltekkes Kemenkes Palu gelar wisuda secara hybrid di Hotel Best Western Jl Basuki Rahmat, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Rabu (29/12/2021)/hariansulteng

Palu

Poltekkes Kemenkes Palu Cetak 7.210 Wisudawan Sejak 2007 Hingga 2021
Baliho besar wajah 4 anggota teroris MIT kembali disebar di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (17/11/2021) /Ist

Parigi Moutong

Belum Tertangkap, Baliho Wajah 4 DPO Teroris Poso Kembali Disebar
Angin kencang disertai banjiir melanda Desa Betalemba dan Kelurahan Tabalu, Kabupaten Poso, Minggu (06/04/2025)/Ist

Poso

Ratusan Rumah Rusak Diterpa Angin Kencang dan Banjir di Poso
Peletakan batu pertama pembangunan Sekretariat AJI Palu di Jalan Lagarutu, Senin (17/7/2023)/hariansulteng

Palu

Peletakan Batu Pertama, Pembangunan Sekretariat AJI Palu di Jalan Lagarutu Mulai Berjalan
Ilustrasi penyalahgunaan data pribadi. (Foto: Istimewa)

Palu

Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi Tiga Remaja di Palu Naik Penyidikan
Sejumlah organisasi jurnalis dan media di Kota Palu menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (02/05/2025)/hariansulteng

Palu

Batal Dialog dengan Gubernur saat Aksi May Day, Jurnalis Pertanyakan Slogan ‘BERANI’ Anwar Hafid