Home / Palu

Sabtu, 7 Juni 2025 - 18:05 WIB

Menteri P2MI Dorong Masyarakat Sulteng Raih Peluang Kerja ke Luar Negeri

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding (tengah) wawancara doorstop dengan wartawan usai penyaluran daging kurban di Palu, Sabtu, 7 Juni 2025 (Sumber: Fandy/hariansulteng.com)

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding (tengah) wawancara doorstop dengan wartawan usai penyaluran daging kurban di Palu, Sabtu, 7 Juni 2025 (Sumber: Fandy/hariansulteng.com)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, mendorong angkatan kerja di Sulawesi Tengah (Sulteng) memanfaatkan peluang bekerja di luar negeri.

Karding mengaku telah membangun komunikasi dengan sejumlah kepala daerah untuk bekerja sama dalam menopang peningkatan jumlah pekerja migran Indonesia dari Sulteng.

Sebagai kementerian baru di Kabinet Merah Putih, pria kelahiran Donggala 52 tahun lalu itu ingin memperkuat fokus kinerja Kementerian P2MI.

Hal itu Karding sampaikan saat menyalurkan daging kurban kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna di Palu, Sabtu (7/6/2025).

“Kami menyiapkan road map dan konsep yang berbeda-beda untuk setiap provinsi, kabupaten maupun kota. Di Sulawesi Tengah, saya sudah berbicara dengan gubernur dan beberapa bupati serta wali kota,” ujarnya.

Baca juga  Universitas Alkhairaat Desak Aparat Penegak Hukum Segera Proses Fuad Plered

Menurut Karding, bekerja di luar negeri sangat menjanjikan karena selain memperbaiki taraf hidup, pekerja dari Indonesia juga bisa mendapatkan transfer pengetahuan dan keterampilan.

“Misal gaji di Korea minimal Rp15 juta dengan pendidikan SMP dan SMA. Kalau bekerja di sini mungkin butuh 5 bulan. Anggap Sigi mengirim 100 pekerja, bisa dibayangkan berapa uang yang masuk. Ini sangat membantu daerah,” jelasnya.

Data BP2MI per April 2025, jumlah penempatan PMI mencapai 17.735 orang. PMI terkonsentrasi di Hongkong, Taiwan, Malaysia, Jepang dan Singapura, dengan jumlah penempatan sebanyak 14.421 atau 81,31 persen dari seluruh penempatan.

Baca juga  Sesuai Harapan Kemenangan, Cudy-Agusto Dapat Nomor Urut 3

Provinsi dengan penempatan PMI terbanyak adalah Jawa Timur berjumlah 4.397 orang. Lalu disusul Jawa Barat (3.916 orang), Jawa Tengah (3.865 orang), Lampung (1.362 orang), dan Nusa Tenggara Barat (1.102 orang).

Sementara PMI asal Sulteng – berdasarkan publikasi BPS – hingga akhir 2024 berjumlah 378 orang, naik 29 persen dibanding tahun sebelumnya.

Karding memastikan kementerian yang dipimpinnya akan meningkatkan kualitas PMI di luar negeri dan memaksimalkan penempatan tenaga kerja sesuai dengan kualifikasi dan keterampilan.

“Semua daerah punya potensi, termasuk Sulawesi Tengah. Tinggal bagaimana merubah mental dan pola pikir, karena tidak mudah meninggalkan keluarga,” terang Karding.

(Fandy)

Share :

Baca Juga

Ahmad Doli Kurnia lantik pengurus MW KAHMI dan Forhati Sulawesi Tengah, Selasa (4/6/2024)/Ist

Palu

Ahmad Doli Kurnia Lantik Pengurus MW KAHMI dan Forhati Sulawesi Tengah
Amming-Asyita/Ist

Palu

Resmi Pimpin BEM Untad Hingga 2023, Berikut 6 Program Prioritas Amming-Asyita
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menggelar dialog interaktif bersama sejumlah elemen masyarakat, Kamis (4/9/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Pajak Rumah Makan Skala Kecil di Palu Turun Jadi 5 Persen
Wakil Gubernur Ma'mun Amir

Banggai

Resmi Dilantik, Wagub Sulteng Harap Terobosan IDAI Atasi Stunting
Ilustrasi juru parkir/Ist

Palu

Keluhkan Juru Parkir Liar di Area ATM, Warga Palu Curhat di Media Sosial
Selalu waspada terhadap penyalahgunaan data pribadi (Sumber: dukcapil.kemendagri.go.id)

Palu

Modus Lowongan Kerja Menjadi Agen Asuransi yang Berujung Rekening Fiktif
Petugas pemadam kebakaran berjibaku padamkan api yang menimpa rumah kos di Jalan Kancil III, Kelurahan Tatura Selatan, Kota Palu, Jumat (9/9/2022) malam/hariansulteng

Palu

Rumah Kos di Jalan Kancil III Palu Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding teken MoU bersama sejumlah kepala daerah di Sulteng untuk memperkuat perlindungan pekerja migran Indonesia, Selasa, 10 Juni 2025) (Sumber: Fandy/hariansulteng.com)

Palu

Upaya Menghindarkan Pekerja Migran Indonesia dari Bujuk Rayu Calo