Home / Palu

Sabtu, 8 Februari 2025 - 00:03 WIB

Wali Kota Palu Hadiri Peresmian Pergantian Nama Masjid Agung Darussalam Jadi Masjid Raya Baitul Khairaat

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri acara peresmian nama Masjid Raya Baitul Khairaat yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Kota Palu, Jumat (07/02/2025)/Pemkot Palu

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri acara peresmian nama Masjid Raya Baitul Khairaat yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Kota Palu, Jumat (07/02/2025)/Pemkot Palu

HARIANSULTENG.COM, PALU – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri acara peresmian nama Masjid Raya Baitul Khairaat yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Kota Palu, Jumat (07/02/2025).

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura.

Masjid Raya Baitul Khairaat, yang sebelumnya dikenal dengan nama Masjid Agung Darussalam, terletak di jantung Kota Palu.

Perubahan nama ini secara resmi menggambarkan semangat kebersamaan, keberagaman, dan penghormatan terhadap nilai-nilai agama yang universal.

Nama “Baitul Khairaat” yang berasal dari bahasa Arab, berarti “Rumah Kebaikan”, diharapkan menjadi simbol kemajuan dan kedamaian bagi umat Islam dan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.

Baca juga  Pemkot Palu Rencanakan Revitalisasi Pasar Inpres Manonda

Dalam sambutannya, Gubernur Rusdy Mastura menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan masjid.

“Papan nama yang diresmikan hari ini adalah identitas yang mempertegas keberadaan Masjid Raya sebagai ikon religiusitas di Sulawesi Tengah,” ujar Cudy, sapaan Rusdy Mastura.

Ia menambahkan, peresmian nama masjid ini merupakan langkah penting dalam mempererat tali persaudaraan antarumat beragama dan memperkuat nilai-nilai kerukunan yang telah lama menjadi tradisi masyarakat Sulawesi Tengah.

Baca juga  Prokopim Palu Sosialisasikan Aplikasi Si Kelor

“Masjid Raya Baitul Khairaat diharapkan tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan yang bermanfaat bagi semua kalangan,” ucapnya.

Selain itu, Cudy menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat ibadah dan pendidikan moral bagi generasi muda.

Dengan peresmian ini, ia berharap Masjid Raya Baitul Khairaat dapat menjadi aset berharga bagi Sulawesi Tengah.

“Masjid Raya Baitul Khairaat diharapkan dapat menjadi mercusuar kebaikan dan perdamaian, tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah,” pungas Cudy.

(Lam)

Share :

Baca Juga

memberikan piagam penghargaan kepada belasan atlet berprestasi, Jumat (27/12/2024)/Ist

Olahraga

Harumkan Daerah di Ajang Olahraga, Kapolda Sulteng Berikan Penghargaan ke Belasan Atlet
Forkopimda Sulteng sambut kedatangan Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Deni Gunawan, Sabtu (7/9/2024)/Ist

Palu

Tiba di Palu, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan Disambut Tarian Mokambu
Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido memimpin langsung jalannya upacara Peringatan HUT ke-60 SMP Negeri 2 Palu. 

Palu

Reny A Lamadjido : SMPN 2 Palu Sekolah yang Melahirkan Banyak Tokoh Penting
Penjualan kedua Gerakan Sosial Pilah Sampah Plastik DLH Kota Palu tembus 4.700 Kilogram/Ist

Palu

Penjualan Kedua Gerakan Sosial Pilah Sampah Plastik DLH Kota Palu Tembus 4.700 Kilogram
KPU Kota Palu mulai mendistribusikan logistik Pemilu 2024 ke 16 titik PPS atau kelurahan, Senin (12/2/2024)/hariansulteng

Palu

Dikawal Ketat Polisi, KPU Kota Palu Mulai Distribusi Logistik Pemilu 2024
Sekkot Palu, Irmayanti Pettalolo menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Mako Polresta Palu, Sabtu (1/6/2024)/Ist

Palu

Irmayanti Pettalolo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Mako Polresta Palu
Bakal calon wali kota Palu, Hidayat/Ist

Palu

Klaim Sudah Ada Investor, Hidayat Pastikan Bangun Kembali Mall Tatura Jika Menang Pilkada Kota Palu
Puluhan massa dari Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Touna menggelar aksi demo menolak Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT), Kamis (30/5/2024)/Ist

Palu

Puluhan Pemuda dan Mahasiswa Touna Gelar Aksi Tolak Taman Nasional Kepulauan Togean