Home / Palu

Minggu, 9 Januari 2022 - 00:10 WIB

Witan Sulaeman Usung Adat Sasak Lombok di Acara Lamaran dengan Rismahani

Witan Sulaeman bersama Rismahani di acara lamaran, Sabtu (8/1/2022) malam/Instagram @witansulaiman

Witan Sulaeman bersama Rismahani di acara lamaran, Sabtu (8/1/2022) malam/Instagram @witansulaiman

HARIANSULTENG.COM, PALU – Bintang Timnas Indonesia, Witan Sulaeman telah melangsungkan lamaran, Sabtu (8/1/2022) malam.

Pemain berjuluk Baby Shark itu melabuhkan hatinya pada sosok Rismahani, gadis yang sudah dikenalnya sejak di bangku sekolah dasar (SD) di Kota Palu.

Dalam prosesi lamaran, keduanya mengusung adat Sasak dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tempat kelahiran ayah Witan.

Baca juga  Hadiri Peringatan Isra Miraj di Layana Indah, Usman: Momen Pererat Silaturahmi

Hal itu terlihat saat keluarga Witan dari kalangan pria mengenakan Sapuq, yakni ikat kepala atau destar terbuat dari kain songket.

Prosesi lamaran Witan Sulaeman dan Rismahani, Sabtu (8/1/2022) malam/Ist

Prosesi lamaran Witan Sulaeman dan Rismahani, Sabtu (8/1/2022) malam/Ist

Selain konsep adat Lombok, acara lamaran juga mengusung budaya Kalimantan tempat kelahiran ibu Witan Sulaeman.

“Kedua adat ini dipadukan supaya membentuk sebuah keadilan keluarga besar,” ucap perwakilan keluarga Witan.

Baca juga  Aklamasi, Moh Arif Latjuba Kembali Nahkodai IKA FEB Untad

Witan Sulaeman sendiri lahir dan dibesarkan di Kota Palu, Sulawesi Tengah pada 8 Oktober 2001.

Witan melamar Rismahani dengan mahar Rp 250 juta, serta memberikan seserahan adat berupa beras 100 kg dan gula 50 kg.

Anak kedua dari tiga bersaudara itu melangsungkan lamaran sehari setelah dirinya tiba di Kota Palu, Sulawesi Tengah usai membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2020. (Sub)

Share :

Baca Juga

Suasana nobar Final Piala AFF 2020 di rumah Witan Sulaeman Jl Lorong Ganogo, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Rabu (29/12/2021) malam/hariansulteng

Olahraga

Duduk Lesehan di Jalan, Warga Palu Nobar Piala AFF di Depan Rumah Witan Sulaeman
Baliho Munas XI KAHMI terpajang di Jalan Moh Yamin, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (30/9/2022)/hariansulteng

Palu

2 Bulan Jelang Munas XI KAHMI di Sulteng, Baliho Mulai Hiasi Jalanan Ibu Kota
KPU Kota Palu menggelar forum discussion group (FGD) bertema "Finalisasi Maskot dan Jingle Pilkada Kota Palu Tahun 2024", Sabtu (20/4/2024)/hariansulteng

Palu

Angkat Budaya Masyarakat Suku Kaili, KPU Palu Segera Luncurkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024
Ketua Baznas Palu, Muchlis A Mahmud/hariansulteng

Palu

Besaran Zakat Fitrah 2024 di Kota Palu Naik 23 Persen Dibanding 2023
Rukly Chahyadi, seorang advokat dari Palu, baru-baru ini menerima penghargaan Sahabat Saksi dan Korban (SSK) Inspiratif/Ist

Palu

Rukly Chahyadi, Advokat Asal Palu Sabet Penghargaan Sahabat Saksi dan Korban Inspiratif
Kantor Perwakilan Komnas HAM Sulteng di Jalan Suprapto, Palu. (Sumber: Fandy/hariansulteng.com)

Palu

Komnas HAM Gencar Kritik Tambang Poboya, Advokat Rakyat Ingatkan Hak Masyarakat Adat
Pemakaman F, warga binaan Rutan Palu yang meninggal karena meningitis/Ist

Palu

Idap Meningitis, Warga Binaan Rutan Palu Meninggal Usai 9 Hari Dirawat
Pengadilan Negeri (PN) Palu menggelar sidang perdana gugatan praperadilan yang diajukan jurnalis beritamorut.id, Heandly Mangkali, Jumat (16/05/2025)/Ist

Palu

Polda Sulteng Tak Hadir, Hakim Tunda Sidang Praperadilan Jurnalis Heandly Mangkali