Home / Nasional

Sabtu, 20 November 2021 - 22:40 WIB

Kecewa Upah Hanya Naik 1.09 Persen, 2 Juta Buruh Ancam Mogok Nasional

Ilustrasi buruh menuntut kenaikan upah minimum/KSPI

Ilustrasi buruh menuntut kenaikan upah minimum/KSPI

HARIANSULTENG.COM, NASIONAL – Sebanyak 2 juta buruh atau pekerja bakal menggelar aksi mogok nasional mulai 6-8 Desember 2021 mendatang.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal dalam keterangan resminya, Jumat (20/11/2021).

Said mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan atas keputusan pemerintah hanya menaikkan upah minimum sebesar 1.09 persen.

*Aksi ini meluas di 30 provinsi yang melibatkan ratusan ribu pabrik. Perkiraan jumlah anggota yang mengikuti mogok nasional ini mencapai 2 juta orang,” ujarnya.

Baca juga  MK Sebut Omnibus Law Bertentangan dengan UUD 1945

Ia menjelaskan, jutaan buruh nantinya akan mogok nasional mulai pukul 08.00 hingga 18.00 waktu setempat.

Adapun bentuk aksi mogok nasional kali ini berupa unjuk rasa di lingkungan pabrik tempat buruh bekerja.

“Dasar mogok nasional ini menggunakan UU Nomor 9 tahun 1998. Kami akan setop produksi keluar dari ruang produksi menuju ke lingkungan pabrik,” kata Said.

Dalam aksinya, kaum buruh menuntut dua hal kepada pemerintah.

Baca juga  Buruh Hamil Diduga Kena PHK Sepihak karena Sakit, PT IMIP Beri Bantahan

Pertama, menaikkan upah minimum provinsi (UMP) maupun upah minimum kabupaten/kota (UMK) sebesar 7 sampai 10 persen.

Kedua, Mahkamah Konstitusi (MK) mencabut UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan.

“Mogok nasional ini juga akan diikuti para pekerja di sektor transportasi, guru-guru honorer, petani hingga nelayan. Sebab dua agenda tadi menjadi menjadi perhatian dari seluruh elemen rakyat,” tutur Said.(hs)

Share :

Baca Juga

Wamenkumham, Edward Omar Sharif Hiariej/Instagram @eddyhiariej

Nasional

Wamenkumham Ditanya Soal Kasus Brigadir J: Gila Loh, Au Ah Gelap
Ilustrasi gempa bumi/Ist

Nasional

Gempa M 6,9 Guncang Nias Selatan Jelang Subuh, Selang 29 Menit Disusul Gempa Susulan M 6,0
Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan/Instagram @luhut.pandjaitan

Morowali

Luhut Minta Tindak Tegas Kasus Ledakan Smelter di Morowali: Kalau Ada Pidana, Pidanakan Saja
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meraih penghargaan kategori partai politik (parpol) informatif dari Komisi Informasi (KI) Pusat/Ist

Nasional

Bowo Timumun Wakili PKB Terima Penghargaan Parpol Informatif
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung menggelar edukasi mitigasi bencana di sekolah-sekolah Kota Bitung/Ist

Nasional

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Sosialisasi Mitigasi Bencana di Sekolah
Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme MUI, Muh Najih Arromadloni di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Jumat (26/11/2021) malam/Ist

Nasional

Sebut 30 Personel TNI-Polri Terlibat Aksi Teror, MUI: Termasuk dengan MIT Poso
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati (tengah) menggelar konferensi pers secara virtual terkait gempa bermagnitudo 7,5 di NTT, Selasa (14/12/2021)/hariansulteng

Nasional

Ingatkan Potensi Gempa Susulan NTT, BMKG: Jauhi Pantai dan Gedung Retak
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko/Humas Polri

Nasional

Tersangka Teroris MIT di Sulteng Usia 22 Tahun Menyerahkan Diri karena Ketakutan